24 July 2011

Jadwal Imsakiyah 1432 H / 2011

Posted by edkhumaedi 09:15, under | No comments

Ramadlan adalah bulan agung dan mulia bagi umat Islam. Karena pada bulan ini Al-Quran diturunkan pertama kali, puasanya termasuk yang diwajibkan oleh Allah SWT, amal-amal dilipat gandakan dan lain sebagainya, bahkan pada bulan ini pula ada satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Sabda Nabi SAW:

”Sesungguhnya telah datang Bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, dimana Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa, pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan”. (HR. Ahmad).

Dalam Hadits lain dijelaskan bahwa:

“Siapa saja yang melakukan amalan sunnah akan dilipatgandakan pahalanya, bagaikan melakukan kewajiban, yang melakukan amalan wajib pahalanya dilipatgandakan 70 (tujuh puluh) kali jika dibanding dengan amalan di luar Bulan Ramadhan, bahkan diamnya orang yang berpuasa pun, mendapatkan suatu pahala, sedang berdzikir dan beribadah akan lebih besar lagi pahalanya”.

Karena kemuliannya inilah Rasulullah SAW pernah bersabda:

.لو تعلم امتى ما فى رمضان لتمنوا أن تكون السنة كلها رمضان
”Jika ummatku mengetahui nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, pasti mereka berkeinginan supaya semua bulan dalam setahun terdiri dari Bulan Ramadhan seluruhnya”.

Oleh karena itu, mari sambut gembira dan suka cita kedatangan bulan Ramadlan tahun ini dengan penuh suka cita dan keikhlasan dalam menjalankannya.


blog

03 April 2011

Kode Warna

Posted by edkhumaedi 14:25, under | 1 comment

Untuk mengedit atau mendesain blog kita pasti butuh referensi kode warna. berikut ini adalah kode warna untuk anda yang ingin mengedit warna template atau yang lainnya pada Blog Anda. Untuk mengetahui kodenya tinggal klik saja warna yang di inginkan nanti otomatis akan muncul kodenya.

Silahkan pilih warna yang Anda sukai :





































































































































































































Kode warna yang terpilih :

31 January 2011

FORMAT BARU UN 2011

Posted by edkhumaedi 17:35, under | 1 comment

Pemerintah dan Badan Standar Pendidikan Nasional telah siap dengan formula baru penilaian kelulusan siswa dari satuan pendidikan. Untuk itu, pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2010/2011 hanya dilaksanakan satu kali pada bulan Mei 2011.

Ujian nasional (UN) utama untuk SMA/SMK digelar pada minggu pertama Mei 2011, sedangkan untuk SMP pada minggu kedua Mei 2011. Adapun UN susulan bagi mereka yang belum mengikuti UN utama dilaksanakan satu minggu kemudian. Pada tahun ini UN ulangan ditidakan. Adapun ujian sekolah diadakan sebelum pelaksanaan UN.

Demikian perubahan yang terungkap dalam sosialisasi kebijakan UN Tahun Pelajaran 2010/2011 yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) di Jakarta.

Kegiatan tersebut selain untuk mensosialisasikan juga meminta masukan soal perubahan UN dari dinas pendidikan kota/kabupaten dan perguruan tinggi.Pemerintah memnag telah memgang formula baru. Namun, sebelum ditetapkan secara resmi, pemerintah dan BSNP meminta masukan dari daerah apakah perubahan dalam pelaksanaan UN 2011 bisa diterima dengan baik.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan dengan adanya formula baru yang mengevaluasi siswa secara komprhensif selama tiga tahun belajar, polemik UN yang muncul tiap tahun diharapkan bisa berhenti.

"Kita nantinya mesti lebih fokus pada apa yang perlu dikerjakan atau diperbaiki dari hasil UN," ujar Nuh.

Ketua BSNP Djemari Mardapi mengatakan penilaian kelulusan antara UN dan hasil belajar di sekolah tidak lagi saling memveto, namun bisa saling membantu. Untuk itu, penilaian UN digabung dengan nilai dari sekolah.

Kelulusan siswa dari sekolah dengan melihat nilai gabungan rencananya dipatok minimal 5,5. Nilai gabungan merupakan perpaduan nilai UN dan nilai sekolah untuk setiap mata pelajaran UN.

Rumus yang ditawarkan pemerintah untuk nilai gabungan = (0,6 x nilai UN) + (0,4 x nilai sekolah). Nilai sekolah dihitung dari nilai rata-rata ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 untuk tiap mata pelajaran UN.

Nuh mengatakan bobot UN mesti lebih besar dari nilai sekolah untuk mengontrol hasil kelulusan. Pasalnya, dari data-data yang ada masih banyak sekolah yang me-mark up nilai siswa.

Dengan formula baru ini, rencananya akan dipatok nilai tiap mata pelajaran minimal 4,00. Integrasi nilai UN dan nilai sekolah ini diharapkan jadi pendorong untuk menganggap penting semua proses belajar sejak kelas 1 hingga kelas 3.

Adapun kriteria kelulusan ujian sekolah diserahkan kepada sekolah. Nilai sekolah merupakan nilai rata-rata dari ujian sekolah dan nilai rapor semester 3-5 setiap mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendiknas Mansyur Ramli mengatakan penilaian kelulusan siswa tidak lagi hasil potret evaluasi sesaat. Penilaian dilakukan selama proses belajar siswa di sekolah.

sumber : Tribunnews.com

untuk lebih lengkapnya silahkan download link dibawah ini.

16 November 2010

BELAJAR BAHASA ARAB

Posted by edkhumaedi 17:46, under | 4 comments



Makna Iedul Adha

Posted by edkhumaedi 16:11, under | No comments

Makna dari Iduladha perlu menjadi teladan bagi umat Islam sekarang karena ada unsur keihlasan dan kesabaran yang dapat dijadikan sebagai bekal untuk mengarungi kehidupan yang penuh gangguan dan tantangan. dalam Idul Kurban atau pelaksanaan ibadah kurban, nilai dan maknanya setidaknya berupa tauhid dan solidaritas kemanusiaan, relevan untuk direfleksikan ulang.
Kesadaran ini menuntut tindak lanjut dan implementasinya secara tulus, tidak boleh dibaikan atau dinafikan oleh kaum muslimin. Komitmen nilai dan makna itu begitu penting, saat ini bangsa Indonesia sedang di uji oleh Allah SWT dengan adanya bencana alam yang beruntun dari banjir banding, Meletusnya gunung Merapi hingga terjadinya Tsunami di mentawai,gempa bumi, banjir, angin puting beliung, tanah longsor, dan sebagainya.

Nilai Tauhid

Petaka dan bencana alam itu tampaknya pula kian lengkap tatkala musibah lain, berupa krisis nilai dan perilaku tidak etis semakin mempersulit kehidupan masyarakat dipamerkan secara pongah oleh elite politik dan pejabat di negeri ini. Menyaksikan begitu dahsyatnya bencana alam dan ketidaksenonohan perilaku penguasa itu dengan dampak kerusakan dan kehancuran yang ditimbulkannya, maka pantas kalau ada yang menyebut Indonesia ini sebagai ìnegeri yang tak putus dirundung malangî. Bagi kaum beriman, ketika berada dalam keadaan kritis dan penuh marabahaya, hati nuraninya akan kembali mengingat Allah SWT. Di samping itu pikiran dan perasaannya akan tergerak untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah. Itulah kesadaran tauhid dan solidaritas kemanusiaan yang tumbuh lagi dan semakin kuat karena ada dorongan dan sentuhan yang menggetarkan kalbu.

Dalam moment Idul Kurban ini, kesadaran tauhid dan solidaritas kemanusiaan menjadi bagian dari hikmah dan pelajaran moral untuk kita. Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjadi teladan terbaik dalam keteguhan tauhid, iman dengan sebenar-benarnya hanya kepada Allah SWT. Perintah menyembelih seorang anak tercinta merupakan ujian nyata dan sangat berat bagi Nabi Ibrahim. Iman seseorang, termasuk nabi sekali pun, kesungguhan dan ketulusannya akan dituntut dengan ujian dan cobaan. Nabi Ibrahim hanya pasrah dan tunduk kepada perintah Allah.

Ibadah kurban yang dilaksanakan oleh umat Islam yang mampu bukan sebagai sesajen atau persembahan untuk dimakan oleh Allah, tetapi sebagai bukti dari ketakwaaan dan kesadaran tauhid. Sedangkan daging hewan kurban itu sendiri adalah untuk dikonsumsi kaum fakir miskin, sahibul kurban, dan umat Islam sekitarnya. Kesadaran tauhid itu mengingatkan diri manusia kepada fitrahnya untuk selalu berpegang teguh kepada agama Allah yang hanif, sebagaimana telah diwariskan oleh Nabi Ibrahim. Di samping itu kesadaran tauhid juga menguatkan kembali argumen keagamaan, manusia tidak mungkin menafikan keberadaan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Kendati dengan memaksakan diri, sebagian manusia ada yang mengingkarinya.

Solidaritas Kemanusiaan

Begitu luar biasanya keteguhan tauhid Nabi Ibrahim untuk membebaskan kaumnya dari keyakinan dan perbuatan syirik serta kekuasaan tirani. Karena itu tidak berlebihan jika ajaran tauhid yang menjadi simpul dan substansi risalah para nabi dan rasul, kemudian oleh Nabi Ibrahim dilestarikan dan dilanjutkan hingga kenabian Muhammad SAW, dipuji oleh Allah sebagai suri tauladan yang baik bagi umat manusia. (QS Al-Mumtahanah: 4).

Dalam kondisi kehidupan sekarang yang serbakrisis dan masih penuh dengan berbagai kepercayaan dan perbuatan syirik dan takhayul, maka kesadaran tauhid harus bisa menumbuhkan sikap dan pandangan hidup optimistis dan etos kerja yang selalu ingat dengan Keesaan Allah dan bermakna bagi kemaslahatan hidup manusia. Dalam konteks ini Buya Ahmad Syafii Maarif (2004) mengingatkan, agama atau iman yang berfungsi secara benar pasti akan mendorong pemeluknya untuk berperilaku lurus dan jujur. Orang yang beragama secara serius pasti berani mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah, tidak larut dalam kerancuan sistem nilai.

Sekarang ini kaum beriman dituntut untuk menegakkan tauhid yang bisa membebaskan umat manusia dari belenggu keyakinan, ideologi palsu, ragam penindasan, dan gaya hidup yang tidak sesuai dengan fitrah kemanusiaan. Begitu juga nilai-nilai sosial kemanusiaan dari tauhid tadi harus bisa diwujudkan untuk membangun kehidupan umat manusia yang bermartabat, adil, makmur, dan maslahat. Sekali lagi, akan bisa dipetik dari `ibrah dan pelajaran moral ibadah kurban.Bagi manusia tauhid, maka keberadaan dirinya harus bisa mencerminkan perumpaman kalimah thayyibah.(QS Ibrahim: 24-25). Manusia tauhid memiliki prinsip hidup, visi, dan orientasi hidup yang jelas dan sahih, yaitu Allah.

Konsekuensinya dalam kehidupan sehari-hari manusia tauhid akan bersikap dan berperilaku sesuai dengan yang diridlai Allah; tidak berbuat kerusakan dan kriminal, tidak melakukan maksiat dan fitnah, tidak korupsi, tidak manipulasi, tidak merusak lingkungan hidup, serta melawan segala sikap dan perbuatan yang bisa melecehkan martabat dan menghancurkan kehidupan manusia. Karena itu ketika ibadah kurban membangunkan kesadaran dan nilai tauhid manusia, maka secara langsung hal itu mengandung pesan dari nilai solidaritas kemanusian. Secara internal nilai-nilai kemanusiaan itu adalah untuk membunuh sifat-sifat kebinatangan pada diri manusia yang ingin menang sendiri, tamak, rakus, dan zalim. Secara eksternal nilai-nilai kemanusiaan itu akan bermuara pada sikap empati dan solider terhadap nasib saudara-saudara dan sesama umat manusia yang sedang ditimpa kesusahan atau bencana.

Nilai-nilai kemanusiaan dan kesadaran tauhid itu pula yang sesungguhnya harus diraih oleh saudara-saudara kita yang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Ibadah haji pada dasarnya bermakna sebagai napak tilas perjalanan dna pergulatan hidup Nabi Ibrahim dalam membuktikan komitmen tauhid dan semangat kemanusiannya. Solidaritas kemanusiaan merupakan bentuk tauhid sosial yakni dimensi sosial dari tauhid yang dimiliki umat Islam. Dimensi sosial dari tauhid ini menggenapi hubungan vertikal (hablun minal-Lah) yang selalu dijaga, dan merupakan perwujudan dari hubungan horizontal (hablum minan-nas) yang mengejawantahkan nilai-nilai Ketuhanan dalam kehidupan manusia.

Related Posts with Thumbnails